Maidologi, Sebuah Falsafah Hidup

King of Maido - Maidologi - Lamun Jepara


Maido wong maido

Ada kebiasaan orang-orang Jepara yang sering membicarakan tingkah laku orang lain. Baik itu bentuk komentar, kritik, maupun saran-ide yang kadang bikin keki, tapi seringnya bikin gregetan gimana gitu. Sulit diungkapkan dengan kata-kata, kami menyebutnya maido. Kamu akan merasakan sensasinya jika tinggal di Jepara.

Maido bisa juga dianggap bentuk kepedulian, rasa cinta, dan kasih sayang. Itu yang sering bikin kangen. Ketika tidak ada yang maido, maka muncul pertanyaan. “Kok rak ono sing maido?” “Ada apa ini?” “Apa aku sudah tidak dipedulikan lagi?”. Ah, dipaido memang menyakitkan, tapi bikin rindu.

Coba tanyakan pada semua orang Jepara, pasti mereka pernah merasakannya. Maido dan dipaido. Karena maido wong maido, maido-maidonan, adalah satu hal yang mewarnai kehidupan masyarakat Jepara. Tanpa maido rasanya hambar. Orang Jepara tanpa maido ibarat ikan asin tanpa sambal, kurang sedap!

Tapi jika kamu bukan orang Jepara tapi ingin merasakannya. Bersiap-siaplah, karena perlu hati yang lapang, dada yang lebar, pikiran yang dingin, dan optimisme yang melimpah. Karena hanya dengan begitu kamu bisa menjadi orang yang tak gampang poklek, rompal, tugel, sempal, selayaknya kayu jati TPK. Sejatinya, orang Jepara itu kuat bukan karena sering mengolah kayu, tapi karena dipaido.

Luwih penak maido, karena dengan maido kamu bisa menjadi ahli, menjadi komentator, menjadi kritikus. Tidak ada skat-skat antara yang berpendidikan dengan yang tidak. Antara yang tua dan yang muda. Disinilah hakikatnya semua orang bisa menjadi guru. Tidak heran jika masyarakat Jepara adalah orang-orang yang tidak hanya kuat, tapi juga cerdas mentalnya. Cerdas dan Kuat, dua hal yang jadi alasan kenapa orang Jepara bisa begitu terampil dan kreatif dalam bidangnya.

Semua karena maidologi!
Rusdiyan Yazid
Rusdiyan Yazid

This is a short biography of the post author. Maecenas nec odio et ante tincidunt tempus donec vitae sapien ut libero venenatis faucibus nullam quis ante maecenas nec odio et ante tincidunt tempus donec.

No comments:

Post a Comment